My Sweet Gallery

Senin, 28 Februari 2011

Setelah Semester 7

Perkuliahan semester 8 sebentar lagi akan mulai, pikiran ku selalu menerawang, sementara Kerja Praktek belum juga aku laksanakan, apalagi judul Tugas Akhir belum terpikirkan oleh benak ku..... padahal mata kuliah semua telah habis ku laksanakan. dalam hati aku bertanya " Kapan aku kan selesai (wisuda) di Kampus ini.
3,5 tahun lamanya aku di kampus ini tak terasa aku adalah dedengkotnya mahasiswa ibarat kata orang " JANGAN MAU JADI MAHASISWA ABADI". Dosen ku selalu bertanya kepada ku kapan kamu maju untuk tugas akhir? dengan enteng aku menjawab tenang aja pak, entar juga kelar "iitu jawab ku" tapi dalam batin ku aku sebenarnya menangis atas apa yg disampaikan dosen ku......
Aku selalu teringat pesan orang tua ku dikampung.......Bapak selalu memberi ku semangat " Cepat selesaikan kuliah mu ya nak" sebab bapak sudah tak berdaya lagi jika seandainya kamu lebih lama lagi kuliahnya, umur bapak semakin tua.............sebelum bapak meninggal bapak mau melihat kamu memakai toga dan nama mu dipanggil kedepan dan nama Bapak juga disebut apalagi kamu sebagai wisudawan terbaik...........itu yang selalu di ucapkan oleh bapak ku....tanpa kusadari air mata ku menitik ketika aku ingat pekerjaan bapak ku dikampung. 
Bapak ku hanyalah seorang petani.....beliau mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membiayai kuliah ku....sementara adik ku banyak yang masih sekolah.............Keinginan bapak ku agar aku kelak menjadi orang besar, sebab beliau sudah lelah menjadi seorang petani yang hanya selalu dihebohkan dengan kenaikan pupuk tiap tahunnya, dan beliau berfikir jika anaknya kelak menjadi pejabat...........pasti sang anak selalu memperhatikan nasib para petani seperti dirinya.
Sementara Ibu ku hanyalah seorang pencari kayu bakar & Ibu Rumah Tangga, sesekali ibu juga membantu bapak ku disawah..........Oh ibu Bapak..............Doakan Anak Mu ini... Ibu aku berjanji " Kelak jika aku menjadi seorang yg berhasil aku tak akan melupakan Ibu.................... (Menetes air mata ku ini)
Aku sadari Semua kesalahan dan Kelalaian yang kulakukan semasa kuliah dulu lain tak bukan semua karna diri ku sendiri............Tapi sesuai dengan Kata Pepatah " Tak ada Gading yang Tak Retak" dan " Terlambat Lebih baik dari pada tidak Sama Sekali"
Hari ini ku mulai dengan menemui dosen pembimbing ku, namanya Pak Arif .............Sesuai dengan namanya beliau sangat arif dan bijaksana.......belaiau mengajurkan agar aku mulai dulu dari Kerja Praktek dan beliau mengharapkan agar aku mengambil judul kerja praktek dan nantinya judul dikerja praktek tersebut bisa diangkat untuk Tugas akhir ku..........
Judul yang diberikan beliau sangat menarik seakan lansung aku terbayang permasalahan yang ada diperusahaan tersebut.............Beliau berpesan " coba kamu ulangi lagi mata kuliah yang telah saya ajarkan & cari literarur yang tepat untuk judul yang telah saya berikan ini.............cobalah dengan mengamati permasalahan yang ada..............
Kemudian aku pulang kerumah.................didalam kamar aku menerawang .........Kuingat - ingat lagi sewaktu aku  awal menjadi mahasiswa dulu...........apalagi aku seorang Aktivis kampus. inilah hasil terawangan ku
sehingga aku pun terlelap dalam tidur ku................
tanpa kusadri Hp ku berbunyi...........(NSP Ridho Roma "Menunggu) aku pun mengangkat HP ku, " Hallo " kata ku....terdengar diseberang sana sahabatku berkata " Bro bangun Bro" Besok datang untuk mengahadiri seminar proposal ku Bro jam 3 sore ya Bro..............." Ini siapa sih kata ku pada teman Ku tersebut (aku lupa meliah di HP ku siapa yang nelpon)..........Aku Erwin......................jawab sahabatku tersebut..............oh ya insya allah aku akan hadir.............jawabku.........
setelah itu aku Matikan HP ku...............ku mulai dengan kesibukanku yaitu mengambil rokok sebatang..............disaat menghisap rokok sebatang ku mulai mengingat tentang si erwin tadi " Kapan pula anak tu nyusun Tugas akhirnya sementara sehari harinya dia bersama ku.....................( tanpa kusadari mungkin tuh anak diam diam tapi menghanyutkan)
Tapi kusadari erwin orang sangatlah pintar dalam segala pelajaran maupun di organisasi...dia tidak pernah menyerah memperjuangkan apa yang dianggapnya benar..........................
 aku teringat kejadian 2 tahun silam ketika aku terpuruk dengan kondisi kampus kami yang begitu tidak memperdulikan keadaan mahasiswa dimana mahasiswa dikangkangi dengan aturan - aturan kampus yang selalu merugikan mahasiswa, salah satunya kampus tidak memberikan semester pendek dan setiap mahasiswa yang hanya tinggal menysusn Tugas Akhir harus membayar uang kuliah penuh,,,..........sementara dikampus lain para mahasiswa hanya membayar uang kuliah sebanyak 25% dari yang telah ditetapkan......................aku inggat hari itu selasa pagi erwin mendatangi ku di Himpunan Mahasiswa Teknik...............".pagi bro sapa erwin" sapa erwin kepada ku............ya ada apa bro" jawab ku...............setelah aku pikir dan ku perhatikan bahwasanya ada yang salah dikampus kita..........kalau kayak gini caranya kita tidak bisa lulus dengan cepat, hak hak kita telah di kekang...............kenapa gitu bro jawab ku" coba kau perhatikan..............mahasiswa yang hanya tinggal Tugas akhir  harus membayar 100% sedangakan dikampus ini tidak ada smester pendek...............sementara banyak senior - senior kita yang gagal mata kuliahnya dan harus mengulang tahun depan...................tidak ada mahsiswa disini yang tamat pas  4 tahun...pasti lebih dari 4 tahun............aku pikir - pikir iaya juga.......kenapa para senior kita tidak memikirkan hal itu..................jadi apa langkah mu bro??? tanyaku pada si erwin?.......................gini aja , gimana kalau kita coba melakukan mediasi kepada pihak yayasan, aku harap yayasan mau menerima kita untuk mediasi jawab erwin..............................






TO be Continiu

Minggu, 27 Februari 2011

Sang Kura - Kura & Sang Kancil

Suatu hari Kura Kura dan Kancil berdebat tentang siapa yang lebih cepat. Mereka menyetujui jalur tertentu untuk bertanding dan mulailah mereka bertanding.
Sang Kancil melesat dengan cepat dan setelah merasa jauh melampaui Kura Kura dia berhenti sejenak dibawah pohon untuk beristirahat sebelum memulai lagi perlombaannya.
Sang Kancil terduduk dibawah pohon dan akhirnya tertidur. Dan Kura Kura berhasil melampauinya dan keluar sebagai juara.
Sang Kancil terbangun dan mendapatkan dirinya kalah didalam perlombaan tersebut.
Maksud dari cerita ini adalah mereka yang lambat, apabila konsisten, akan dapat memenangkan pertandingan.
Ini adalah cerita yang biasa kita dengar sejak masa kecil
Baru baru ini seseorang bercerita versi baru yang lebih menarik. Rupanya ceritanya bersambung ……….
Sang Kancil sangat kecewa dengan kekalahannya lalu melakukan analisis penyebabnya. Dia sadar bahwa dia kalah karena terlampau percaya diri, kurang hati hati dan terlena. Kalau saja dia bisa lebih waspada maka tidaklah mungkin Kura Kura bisa mengalahkannya.
Lalu ditantangnya lagi Kura Kura tersebut untuk melakukan lomba ulang yang disetujui oleh Kura.
Dan kali ini, sang Kancil menang mutlak karena dia berlari tanpa henti
Maksud dari cerita ini adalah Cepat dan konsisten akan mengalahkan yang lambat dan konsisten
Kalau ada dua orang diperusahaan, yang satu lambat, pakai metoda dan handal sedangkan yang satu lagi cekatan dan handal, maka yang cepat dan handal akan maju lebih cepat
Lambat asal Konsisten itu bagus akan tetapi lebih bagus lagi kalau Cepat dan Konsisten
Tetapi ceritanya tidak hanya sampai disini.
Kali ini sang Kura Kura mulai berpikir dan sadar bahwa tidaklah mungkin berlomba dengan Kancil pada jalur seperti yang lalu. Setelah berpikir keras, kali ini Kura Kura menantang sang Kancil untuk berlomba lagi pada jalur perlombaan yang berbeda.
Sang kancil setuju.
Mereka mulai berpacu dan sang Kancil berlari dengan cepat tanpa berhenti sampai akhirnya terpaksa berhenti ditepi sungai, karena harus menyeberang. Rupanya garis finish nya terletak beberapa ratus meter setelah tepi diseberang sungai .
Sang Kancil bingung tidak tahu harus berbuat apa…..
dan tak lama kemudian muncul Kura Kura menyusul dan dengan santainya menyeberang sampai kegaris finish dan memenangkan pertandingan
Maksud cerita ini adalah:
Pertama, temukan kekuatan utama anda kemudian carilah tempat bertanding yang sesuai dengan kekuatan utama anda
Di Perusahaan, kalau anda pandai berbicara, carilah kesempatan untuk memberikan presentasi sehingga pimpinan anda bisa melihat kemampuan anda
Kalau Kekuatanmu adalah menganalisis, carilah peran yang membutuhkan kemampuan analisis.
Bekerja pada Kekuatanmu bukan hanya menunjukkan kehebatanmu akan tetapi juga menciptakan kesempatan untuk maju dan berkembang
Kalau Kekuatanmu adalah mengorganisir, carilah peran untuk mengorganisir sesuatu kegiatan penting agar perusahaan tahu bahwa anda mungkin pantas menjadi manager
Kalau Kekuatanmu adalah waspada dan teliti carilah peran yang membutuhkan kewaspadaan dan ketelitian seperti peran yang terkait dengan keselamatan, hukum atau keuangan
Ceritanya belum selesai lho…
Kali ini sang Kancil dan Kura Kura menjadi bersahabat dan mulai memikirkan solusi masalah bersama sama.
Keduanya sadar bahwa lomba yang terakhir bisa dilakukan dengan jauh lebih baik.
Jadi mereka memutuskan untuk melakukan perlombaan lagi , cuma kali ini mereka berlari dalam satu team
Mereka mulai berlari …… mula mula sang Kancil menggendong Kura Kura sampai ketepi sungai, kemudian disini Kura Kura yang menggendong Kancil untuk menyeberangi sungai. Diseberang satunya Kancil mulai menggendong Kura Kura lagi sampai kegaris finish. Sampai digaris finish keduanya merasa puas karena berhasil tiba dengan waktu yang jauh lebih cepat dari lomba.
Maksud cerita ini adalah:
Bagus menjadi orang yang brilian dan mempunyai kekuatan utama; akan tetapi tanpa bisa bekerjasama didalam suatu team dan menjalin masing masing kekuatan utama, hasilnya tidak akan maksimal karena selalu ada situasi dimana anda berkinerja kurang sedangkan rekan lainnya lebih baik.
Kerjasama adalah masalah kepemimpinan yang sesuai dengan situasi, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi inti yang sesuai dengan situasi mengambil alih kepemimpinan.
Ada lagi yang dapat dipelajari disini
Catat bahwa baik Kancil maupun Kura Kura tidak pernah menyerah setelah mengalami kegagalan.
Bahkan Sang Kancil bekerja lebih keras setelah kegagalannya.
Sedangkan Kura kura mengubah Strategi nya karena dia sudah berusaha sekuat tenaga.
Dalam hidup, kalau kita menghadapi kegagalan, terkadang bisa diatasi dengan bekerja lebih keras dan menambahkan usaha. Kadang akan lebih cocok untuk mengubah Strategi dan melakukan sesuatu yang berbeda. Dan terkadang lebih cocok melakukan keduanya
Keduanya juga belajar sesuatu pelajaran yang sangat penting.
Kalau kita berhenti berkompetisi dengan saingan kita lalu mulai berkompetisi dengan situasi, kita akan bisa mendapatkan kinerja yang jauh lebih baik
Ringkasnya, cerita ini mengajarkan banyak hal pada kita.
Pelajaran yang penting adalah:
  • Bahwa cepat dan konsisten akan selalu lebih baik daripada lambat dan konsisten
  • Ambilah peran yang sesuai dengan kEKUATAN utama anda
  • Kumpulkan kekuatan dan bekerja didalam team akan selalu mengalahkan jagoan individu;
  • Jangan pernah menyerah kalau gagal;
  • Dan akhirnya, bersainglah melawan situasi, jangan melawan pesaing.

Keberanian Untuk Memulai (Menulis)

Kapankah Seorang  Berani Untuk Melakukan Penelitian?????
Saya membayangkan  bahwa, umpama para dosen dan mahasiswa sudah mulai banyak yang menyukai menulis, membaca, dan melakukan kegiatan penelitian, maka artinya iklim akademik kampus sudah tumbuh. Sebagai pimpinan perguruan tinggi, menumbuh-kembangkan  iklim akademik  seperti itu adalah sangat  mendasar. Oleh karena itu tidak boleh dianggap sebagai tugas sambilan  dan  dilakukan apa adanya.
 Oleh karena itu rasanya aneh, jika ada sementara orang masih mempertanyakan, mengapa  seorang pimpinan perguruan tinggi,  sehari-hari kerjanya hanya  menulis artikel, dan bukan melakukan pembinaan kepada para dosen, karyawan dan juga mahasiswa. Rupanya penanya tersebut belum mengerti, bahwa pembinaan yang terbaik adalah melalui contoh, dan bukan sebatas lewat ceramah, petunjuk  dan perintah. Apalagi, waktu yang saya gunakan untuk menulis selalu di luar jam dinas, yaitu pada setiap bakda shalat subuh. 
Seandainya di Kampus  mahasiswa sudah berani untuk melakukan Penelitian agar cepat dapat gelar sarjana, mungkin setiap tahunnya banyak mahasiswa yang wisuda..........dari hasil penelitian saya kebanyakan para mahasiswa takut untuk maju mengajukan proposal adalah karena keterbatasan Literatur untuk melakukan penelitian..........tapi pada dasarnya zaman sekarang ini sudah tidak lazim lagi untuk kesulitan mendapatkan literatur sebuah penelitian hal ini dikarenakan sudah adanya zaman internet..
Sarat untuk mengajukan proposal adalah: 
  1. Seorang Mahasiswa haruslah mengusai mata kuliah yang akan di buat penelitian, dengan arti kata lain seorang mahsiswa harus lebih memperdalam ilmu mata kuliah.
  2. Seringlah melakukan bimbingan kepada dosen pembimbing & jangan pernah takut untuk bertanya kepada dosen pembimbing
  3. Jangan pernah takut untuk maju seminar proposal. Keluhan mahasiswa selalu berfikir kira - kira apa ya pertanyaan yg nantinya dosen penguji ajukan? Seorang dosen tidak akan pernah bertanya diluar konsep, asalkan jawaban yang diberikan mahasiswa selalu secara ilmiah.
  4. jawablah pertanyaan secara ilmiah, meskipun itu salah. Dimata seorang dosen keberanian menjawab itu perlu karena dosen pasti akan memberikan jawaban yang benar.
  5. Siap untuk mendapatkan keritikan, karana tanpa kritikan ataupun masukan sebuah penelitian itu tidaklah lengkap.
  6. Kapankan Anda akan Mengajukan Proposal Tugas akhir.
Dengan mengikuti langkah diatas insya allah anda pasti berhasil .................

 

Sabtu, 26 Februari 2011

Doa untuk Negara Indonesia

Negri yang kocar kacir telah melanda kita. Dapat kita lihat sudah banyak kejahatan yang di tutupi, sungguh tragis negri ini.. Seorang Pemimpin tidak lagi dipercayai oleh lintas agama, Korupsi merajalela. Pendidikann sudah terbelakang, penelitian yg dilakukan negara orang yang membiayai.............Apa jadinya negri ini..
Seandainya saja para ustad dan ulama mau membaca doa' ini setelah  Kutbah kedua:
Ya Allah Berilah Kami pemimpin - peminpin yang Sholeh, yang engkau limpahkan rahmat dan kurnia ,adil, bijaksana dan terlepas dari Kolusi, Korupsi, Nepotisme
dan A' ( Ain Berbaris diatas) Beri Petunjuklah Pemimpin - pemimpin, pejabat - pejabat yang melakukan Kolusi, Korupsi, Nepotisme dan diaminkan oleh jemaat islam yg berada di mesjid.
mungkin tidak seperti ini negri ini,, tapi timbul pertanyaan? Maukah Para Ustad membaca doa' diatas, saya rasa tidak mungkin terjadi..........................
Untuk itu saya mengajak kepada para umat islam marilah kita membaca doa' diatas. Insya Allah Berubah Negara Kita...

Kamis, 24 Februari 2011

Catatan Tentang Seorang Ayah

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.

Lalu bagaimana dengan AYAH?
 ◕ Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,........tapi tahukah kamu, jika ternyata AYAH-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

◕ Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
........tapi tahukah kamu, bahwa sepulang AYAH bekerja dan dengan wajah lelah AYAH selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

◕ Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil, Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah AYAH mengganggapmu bisa, AYAH akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu AYAH, jangan dilepas dulu roda bantunya", Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
.......Bahwa AYAH dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

◕ Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi AYAH akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
........Tahukah kamu, AYAH melakukan itu karena AYAH tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

◕ Saat kamu sakit pilek, AYAH yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
........Ketahuilah, saat itu AYAH benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

◕ Ketika kamu sudah beranjak remaja, kamu mulai menuntut pada AYAH untuk dapat izin keluar malam, dan AYAH bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
.......Tahukah kamu, bahwa AYAH melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi AYAH, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.

◕ etelah itu kamu marah pada AYAH, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu, dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu....
.......Tahukah kamu, bahwa saat itu AYAH memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa AYAH sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

◕ Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, AYAH akan memasang wajah paling cool sedunia....
AYAH sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.
Sadarkah kamu, kalau hati AYAH merasa cemburu.....?

◕ Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan AYAH melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan AYAH adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir, dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut. Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati AYAH akan mengeras dan AYAH memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti AYAH akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan AYAH"

◕ Setelah lulus SMA, AYAH akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan AYAH itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.
.......Tapi toh AYAH tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan AYAH

◕ Ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi kuliah dikota lain, ayah harus melepasmu di bandara.
.......Tahukah kamu bahwa badan AYAH terasa kaku untuk memelukmu?
AYAH hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal AYAH ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.
Yang AYAH lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata " Jaga dirimu baik-baik ya sayang ".
AYAH melakukan itu semua agar kamu KUAT... kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

◕ Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah AYAH.
......AYAH pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

◕ Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan AYAH tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut AYAH adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin AYAH, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti AYAH belikan untukmu".
......Tahukah kamu bahwa pada saat itu AYAH merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

◕ Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
AYAH adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. AYAH akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

◕ Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada AYAH untuk mengambilmu darinya. AYAH akan sangat berhati-hati memberikan izin. Karena AYAH tahu.....
.......Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

◕ Dan akhirnya.... Saat AYAH melihatmu duduk di Panggung Pelaminan, bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, AYAH pun tersenyum bahagia. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu AYAH pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
AYAH menangis karena AYAH sangat berbahagia, kemudian AYAH berdoa.
......Dalam lirih doanya kepada Tuhan, AYAH berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik. Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

◕ Setelah itu AYAH hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk. Dengan rambut yang telah dan semakin memutih. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.

AYAH telah menyelesaikan tugasnya..............

           AYAH, Bapak, Papa atau Abah kita...
           Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
           Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

           Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika kembali membagikannya kepada  teman-temanku yang lain.

******************************************************************************
Tulisan ini kami dedikasikan kepada teman-teman wanita kami yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria kami yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
******************************************************************************
Yes We love you so much, AYAH JANGAN TERLAMBAT SEGERA TEMUI/KUNJUNGI AYAHMU...! (bagi yang masih ada)

Malam Yang Melelahkan

Kamis, 23 Feb 2011
Pukul Menunjukkan Jam 23 : 15 Menit..........Mata ku belum juga mengantuk...........entah kenapa malam jum'at ini aku belum bisa tidur.....Aku nyalakan TV kebetulan siaran sinetron yang mengisahkan tentang cinta.........entah apa yg aku pikirkan malam ini.............mungkin semua yg telah aku lalui adalah cobaan yg dari atas.............


D O D Y - P I L I A N G: ASPEK MANAJEMEN & ORGANISASI

D O D Y - P I L I A N G: ASPEK MANAJEMEN & ORGANISASI

Rabu, 23 Februari 2011

Perancangan Tata Letak Pabrik

Dody, ST
PERENCANAAN FASILITAS

Pabrik sebagai tempat dilaksanakannya aktifitas/kerja pembuatan barangdan atau jasa, perlu direncanakan dengan matang. Karena fasilitas fisik yang mesti ada di dalamnya cukup banyak dan saling terkait satu sama lain. Lagipula begitu sebuah pabrik didirikan, modal yang tertanam tidak sedikit. jika terjadi kesalahan perencanaan modal yang tertanam tidak bisa dengan mudah di uangkan kembali. Demikian pula jika diperlukan perubahan-perubahan yang besar setelah pabrik berjalan, biaya lebih mahal dibandingkan perencanaan yang lebih lama agar matang.
Lay out : merupakan bagian kecil dari perencanaan fasilitas   
Fasilitas :    Merupakan wadah yang dapat mengkoordinir aktivtas-aktivitas sehingga terlihat sangat kompleks.
Merupakan wadah tempat untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan.
Contoh :
1.    Pabrik automotif akan mengakibatkan banyak sarjana yaitu:
-    mesin
-    industri
-    elektro
-    sipil
-    hukum
-    akuntansi

2.    Dalam perencanaan fasilitas ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
•    Pemilihan lokasi ( Apa dikawasan industri, Teluk Bayur dll )
•    Percanaan fasilitas.

3.    Orientasi penentuan lokasi.
•    Orientasi bahan baku, pabrik beras, karet, sawit, minyak.
•    Orientasi pasar ex pabrik roti.
•    Tidak kedua orientasi diatas ex: pabrik kapal laut, ps tambang.

Realita Kehidupan

Farel Dody Utama
Pada dasar manusia selalu lupa diri...........Kita Tahu bahwasanya semua adalah kehendak yang diatas, dapat kita lihat pada kehidupan seseorang yang dulunya bercukupan tapi sekarang hanya tinggal apa adanya. Mari kita sadari semua bahwa kehidupan sesorang itu telah di atur oleh ALLAH SWT, Sekarang yang kita pikirkan adalah apakah kita akan menerima apa yg menimpa kita? Jawabannya adalah : Kita harus menerima semua dengan lapang dada dan ke iklasan hati hati yang paling dalam.
Hidup adalah sebuah permainan, kalah ataupun menang di atas dunia hanya allah yang dapat menentukan, bukankah kita sebagai mahluknya di minta untuk berusaha semaksimal mungkin............

Sabtu, 01 Januari 2011

MRP

MRP
ISTILAH DALAM MRP
Lead Time : Merupakan Jangka Waktu yg dibutuhkan sejak MRP menyarankan suatu yg dibutuhkan (pesanan) sampai item yg dipesan itu siap utk digunakan
On Hand : Jumlah Material yg ada ditangan sebagai sisa periode sebelumnya
Lot Size : proses menentukan ukuran / jumlah pesanan
Schedule Receipt : Material yg sudah dipesan dan akan diterima pada periode tertentu
Net Requirement = Kelipatan Minimum Lot size dengan sisa diakhir periode
Planed order released : Proses menentukan kapan suatu order harus sudah direleased / dimanufaktur dan ditetapkan oleh lead time









Rabu, 28 April 2010

KATO PASAMBAHAN

GAYUANG BASAMBUIK
KATO BAJAWAB


CARO MAADOK NINIK MAMAK*

Bang Hendri : Tapi Sungguah pun Dody surang Ambo imbau, sifatnyo Sagolo Silang nan ba pangka karajo nan bajunjuang, sarato urang sumando, baa ruponyo dek ambo, ado niek jo makasuik, kok niek nak manyampaikan kok makasuik nak manyabuik, alah kajadi ambo baco, sekian bana dulu Dody

Dody : Alah Sampai Bang ?

Bang Hendri : Alah Dod.

Dody : Kato Abang Cako Sungguah pun Ambo surang Abang imbau, sifatnyo Sagolo Silang nan ba pangka karajo nan bajunjuang, sarato urang sumando, baa ruponyo dek Abang, ado niek jo makasuik, kok niek nak manyampaikan kok makasuik nak manyabuik, alah kajadi ambo baco, kan baitu kato abang cako? Bana diateh Illahi, gayuang disambuik capek, kato dijawab lakeh, buah perundiangan capek dipulangkan, Baa kini dek karano tasabuik di abang tadi, kami lai baduo, batigo mananti abang sabanta.

Bang Hendri : Dek Ambo Dod, Asakan karandak lai kabuliah, pintak lai kabalaku, insya allah ambo mananti.

Dody : Kok itu rundiangan abang, yo lah basuo bak pipatah abang kok mah, tambah rahim nak urang tiku, singgah basikek dado sulah, karandak buliah, pintak balun tantu, sabab nyawa kito dalam tangan allah. A nan lai dek ambo baru, pikie palito hati, nanang saribu akal, janji ka ganti padang kato – kato dek ambo.

Bang Hendri : Dek ambo, asa buek lai ka ba pakai, janjian lai ka batapek i, lamo jo lambek ambo nanti dod.

Dody : Dek ambo asa ayat dikanduang badan, asa nyawa dikanduang tubuah, janji jo abang ndak kalupo doh.

Bang Hendri : kalau lah baitu bana Di, Insya Allah Ambo mananti.



* PAIYOKAN KA DAKEK KAWAN *
Dody : Amra, Kini ndak ambo ulang bana do, buah kabanaran alek nan kito nan datang, mungkian bisiak alah kadangaran, surak samo kalampauan, aratinyo bana : Alek nan datang, mandatangkan buah parundiangan ka dakek ambo, baa jo kok de ambo, gayuang alun basambuik, kato baru nan bajawab, buah parundiangan alun bapulangkan, Baa kini satantangan gayuang ka manyambuik, kato nan ka manjawab, ambo sarahkan ka Amra.

 Amra : Alah Sampai dek abang ?

 Dody : Alah.

 Amra : Kini baitu Bang, kok itu rundiangan Abang jo badan diri ambo yo lah bana tu mah, sabab lah luruih lapeh banang, nan bungkuak makan siku - siku , sapanjang pasar biaso- e, nan babarih nan ka dipahek, nan balukih makan ukie, nan kato abang, bajabek daun bajumbai aka, jo abang tu tadi, tantu abang yang mamulangkan jo badan diri ambo, takuruang samo didalam, lapeh samo diluar, baa itu dek ambo nyo bang.

 Dody : Amra, nan kato ambo mamulangkan buah parundiangan ka bakeh alek nan datang, kok senteang mintak di bilai, kurang mintak di tukuak, kurang takana tolong ditimbua kan, ka baa tu amra ?

 Amra : Ka lopo lah Tuanku dek kaji nyo Bang?

 Dody : Surek ilang guru lah mati, kaji ndak kama di ulang lai doh.

 Amra : Tantu nyo dikambang Kitab tu dulu, Nak kami Simak kan.

 Dody : tuh Baa nyo Ambo Pulangkan Amra ?

 Amra : Insya Allah.


* DIPULANGKAN KA BANG HENDRI *

 Dody : Bang Hendri, Alah Lamo Bang Hendri mananti ?

 Bang Hendri : Alun baranjak duduak ka lai doh, baa ka lamo nyeh.

 Dody : Kini baitu Bang, Tempo di awa tadi abang mandatangkan buah parundiangan ka bakeh ambo, Baa jo kok dek ambo baru, bana di lalukan, janji di pintak satu rahaik, dek abang alah mananti, jo kok dek ambo alah bapaiyokan. Baa satantang paiyoan ambo nan tun? Kok golek alah sagolek, kok picak alah salayang, alah bulek air ka pambuluah, lah tajun air kapambatang, lah bulek kato jo mupakaik, satantangan gayuang ka manyambuik, kato ka manjawab, ka bakek abang, io lah alah tumpah kabadan diri ambo, ka baa di abang tuh ?

 Bang hendri : Dek ambo sumbarang ka pambai, indak baa dod, umpamo dody alah kajadih, pek kini lah dody bana, iyolah alah takayuah bidiak ka ilie, taracak kudo nan pandai, ta raih marawa ka bungkuak - e , Insya Allah Dod.

 Dody : Kini Baitu Bang, A bana buah parundiangan Abang ka bapulangkan, Kato abang tadi, Sungguah pun Ambo surang Abang imbau, sifatnyo Sagolo Silang nan ba pangka karajo nan bajunjuang, sarato urang sumando, baa ruponyo dek Abang tadi, ado niek jo makasuik, kok niek nak manyampaikan kok makasuik nak manyabuik, alah kajadi ambo baco, kan baitu kato abang tadi? Baa jo kok di ambo, kalaulah nak baranang ka tapian, barakik mo lah kahulu - e , pado hilang di kacak – kacak, pado mati diangan - angan elok mukasuik disampaikan.

 Bang Hendri : Tu Baa Dod, Iyo Ambo Baco ?

 Dody : Bacolah Bang ?

 Bang Hendri : Nan Kato Ambo ka mambaco buah parundiangan di hadapan Ninik Mamak, Tumbuah sacaro nan bak nang ko, Andek - e kan bataratik, ba munjilih, balelo ba kurenah, basambah bainjiangan tangan, aratinyo bana, di unjamkan lutuik nan duo, di takuak kan kapalo nan satu, disusun jari nan sapuluah, aratinyo bana : Sambah ta puhun ka nan patuik, kan baitu nak nyo, baa kini dek badan diri ambo, sawah dangka, pamatang kariang, urek kayu bajulingkangan, baa kini tantang sambah kito simpan baiak – baiak, dima maso kito pakai, kini rundiangan ajo nan ambo baco, ka baa dek Dody tuh ?

 Dody : Sampai Bang ?

 Bang Hendri : Sampai.

 Dody : Baa ruponyo dek abang Cako, ka mambaco buah parundiangan, tumbuah sacaro nan bak nang ko, andek - e bataratik ba munjilih, balelo ba kurenah, bairiang tangan kan, baitu kato abang cako?

* LANSUANG MAMPAIYOKAN KE BANG HENDRI *

 Dody : Kini baitu bang, Dek karano tasabuik dek abang tadi, kami ateh namo silang nan bapangka, karajo nan bajunjuang, sarato urang sumando, iyo baitu kami dahulu, mananti abang sabanta.

* DODY KE AMRA *

 Dody : Kini baitu amra, ndak ambo ulang bana buah kabanaran alek nan datang, kilek baliuang lah ka kaki, kilek camin lah ka muko, tapi tantang taratik sambah, itulah nan dimintak dek alek nan datang ka bakeh kito, baa ka kito nan ka elok amra?

 Amra : kalau baitu bang, sakali nangko jawab ajolah dek abang, jo ambo lah sasuai.

* DODY KE BANG HENDRI *

 Dody ; Kini Baitu Bang, Abang tadi mintak tantang ka pado taratik sambah, ta kalau undiangan ka di bukak, kan itu nan abang pintak ka rilaan ka dakek kami? tantang tu bang? Kalau lah babacoan alah samo jo bapakai tu mah, Insya Allah kami agiah karandak abang, bacolah, biar kami dangar kan.

* MANDATANGKAN SIRIAH *

 Palo Mudo : Mak Tapi Sungguahpun mamak Surang taimbau, sifat - e Ninik Mamak yang Saparadok, kini baitu mak, baa ruponyo dek anak mudo matah bacapek kaki baringan tangan, mauntiah siriah di di gagangnyo, mangganti pinang di tampuaknyo, mambali alat ditangah balai, lansuang disusun ka carano, caranonyo bana pun sakali, liek lah dek amak, siriah ambo yang talatak dalam carano, baliek, ba ambiak, ba makan sakali.

 Ninik Mamak : Kini baitu Palo Mudo, tapi sungguahpun ambo surang yang Palo Mudo sabuik, Sifatnyo kami banamo ateh Ninik Mamak, yang gadang basa batuah, cadiak pandaipun sakali, baa ruponyo dek palo mudo, siriah yang badatangkan ka bakek kami niniak mamak, katumpang rundiangan ka bakek ambo, baa nek - e palo mudo, tantang rundiangan palo mudo tu, misa gayuang lakeh disambuik, misa kato lakeh tajawab, siriah palo mudo capek taliek, baa kini dek badan diri ambo, dek karano rundiangan palo mudo, duduak surang basampik - sampik , duduak samo balapang - lapang , yo nak baiyo kami dahulu, mananti palo mjudo sabanta, ka baa tu dek palo mudo ?

 Palo Mudo : Dek Ambo Mak, asa mancaliak aie nan janiah, sayak nan landai, kato nan bana, Insya Allah Lamo Jo lambek ambo nanti.

 Ninik Mamak: Iyo itu bana ka kami cari palo mudo, baa baiyo kami dahulu, mananti palo mudo sabanta ka baa tu ?

 Palo Mudo : Insya Allah Mak, Baiyolah Ambo Mananti



* NINIAK MAMAK BAIYO KA BAKEK KAWAN - KAWAN TANTANG MANGAMBALIKAN RUNDIANGAN SIRIAH *

 Ninik Mamak : Bagindo, Tapi sungguahpun bagindo surang taimbau, Sifat - e sagalo nan duduak disitu, ndak ambo ulang bana buah kabanaran sapangka do, mungkin dek bagindo lah sairiang nan bak hari, lah tarang nan bak bulan, aratinyo bana, lah didatangkan siriah ka bakek kito, ateh namo niniak mamak, baa jo kok dek ambo, gayuang alun basambuik, kato baru nan bajawab, buah parundiangan alun bapulangkan, baa dek kito nan ka ancak, tantang kadatangan siriah kabekek kito, sekian dulu bagindo.

 Bagindo : Kok Undiangan tu mak, jo badan diri ambo, bakarek - karek tabu di katidiang, ba ragiah - ragiah ndak bacarai, jo kok ambo nan ka ancak mak, gayuangnyo basambuik, katonyo dijawab, srieh - e diliek, dimakan sakali, iyo baitu karancak di ambo, ka baa dek amak tu ?

 Ninik Mamak ; Kok itu undiang bagindo jo badan diri ambo, yo sairiang tungkek jo tuga, ndak batikai jalan saiyo ndak batuka sabuik, yo kok diambo nak ka ancak baitu pulo, akan tetapi nan kato kito inggok alah sacakam, tabang alah sapulun, satantangan gayuang ka manyambuik, kato ka manjawab, maliek siriah supangka pun sakali, yo alah ambo tumpahkan ka badan diri bagindo ka baa lai bagindo tu?

 Bagindo : Kok itu undiangan amak, yo lah basuo undiangan amak ko mah, ambo mamulangan tun, bak ibarat ayam lapeh sanjo, rumah tampak jalan ndak tantu, bakabuik sajo pamandangan, ndak tantu raso kadi tuju doh mak, baa kini pulangkanlah undiagan dek amak silang bapangka tu, jo badan diri ambo lah samo didalam, kok lapeh lah samo diluar, kok pikiran ndak baturuti, kok pituah ndak baunian doh lai mak, pulangan lah dek amak lai.

 Ninik Mamak : Tu baa yo ambo pulangan lai Bagindo ?

 Bagindo : Insya Allah.

 Ninik Mamak : Nan kato ambo ka mamulangan buah parundiangan, sialang sapangka, kok senteang mintak di bilai, lamah mintak di tau - e , Kurang mintak di tukuah, kurang takana dek ambo mintak ditimbuekan dek bagindo ndaknyo.

 Bagindo : Kalau baitu mak, maklum ajolah Singka pa kandangan mak, ndak naka di tolongi, inyo ka mambaliak surang ajo nyoh mak, pulangkanlah dek amak, dek ambo alah sasuai tu.

 Ninik Mamak : Kini baitu Bagindo, dahulu nan sarang gadubang, kini lah majadi sarang golok, sajak panguih lah patah ko bagindo, ndak mambaliak lai doh lai bagindo.

 Bagindo : Tantunyo dicuboan luh mak

 Ninik Mamak : Baa, iyo ambo pulangan Bagindo ?

 Bagindo : Insya Allah
* SIRIAH DI PULANGKAN KA BAKEK SUPANGKA *

 Ninik Mamak : Tempo di awa tadi kapalo mudo mandatangkan siriah kabakek kami niniak mamak, ka tumpah undianagan ka bakek ambo, ba a jo kok dek ambo, misa gayuang balum basambuik, kato baru nan bajawab, Siriah palo mudo alun baliek, a nyo nan lai dek baru, bana di lalukan, janji di pintak satu rahaik, dek palo mudo alah mananti, dek ambo alah pulo ba paiyo, baa satantang paiyoan ambo nan tun, yo basuo undang – undang palo mudo, ba lega kabau dikandang, suruik kanantu ka bakero, ba lega kato di ulang, tantu suruik ka nan tuo, dek nantuo ta tumpah kapado diri ambo, ambo yang ka mamulangan undiangan palo mudo tu, ka baa dek palo mudo ?

 Palo Mudo : Dek ambo mak, Sumbarang ka pambai jadih nyo mak, indak bana amak, umpamo amak lah kajadih, pek kini lah amak bana, ambo raso, yo lah di ujuang barih bana padi tarabitnyo mak, insya allah.
 Ninik Mamak : Iyo ka Baliek bana siriah palo mudo tuh, palo mudo?

 Palo Mudo : Sabab ambo tatiangkan mak, iyo mintak diliek, di ambiak, dimakan, sakapua surang, labiah sa kapua jo dih juo mah.

 Ninik Mamak : Jikok siriah, nan palo mudo siriahkan nan ba tatiangkan ka bakeh ambo, kan iyo siriah ba adiak ba pakaian, adiak rimbun pusako rampak, andak - e panuah pusakonyo bubuang, a bana lah manjadi adat jo pakaiannyo, siriah ba aleh, ba tadah tampan, ba pa ga dengan arai pinang, sacoreang kuniang diatehnyo, salangkoknyo isi didalam, kan itu nan palo mudo tatiangkan ka bakek ambo? Ambo maliek siriah palo mudo, tantu ba adat, ba pakaian, pulo, andaknyo a banalah yang manjadi adat jo pakaiannyo? Iyolah lelo jo korenah, tantu taratik jo nanjilih, walaupun tampan jo paketi nan ambo pintak karilaannyo ka bakeh palo mudo, nan kato siriah palo mudo ka ambo liek, kok senteang lelo jo korenah, kok kurang taratik jo manjilih, walaupun tanpam jo paketi, itu nan ambo mintak karilaanyo ka bakek palo mudo, ka baa ka bakek palo mudo tuh ?

 Palo Mudo : Dek banyak kadok rago, manusia basifat gawa, tantangan rila dengan maaf samo kito pulangan ka urang nan tau, siriah ambo diliek, di ambiak, dimakan sakapua surang mak, sekian bana mak?

 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, tantang siriah palo mudo nan ba makan, dari nan barek nan karingan, jalan mamutuih kito buek, indak bana dimakan, umpamo dimakan akan tetapi ateh sakato, jo palo mudo, ka baa dek palo mudo tuh ?

 Palo mudo : Ateh sakato diri ambo mak, alah ba makan siriah ambo mak ?

 Ninik Mamak : Alah

 Palo Mudo ; Nan kato alah diliek, diambiak, dimakan, takilan dek hati, tacinto dek pikiran, nak masak jo ma ansu-e, siriah salabiah amak makan nan talatak dalam carano, carano banapun sakali, alah ka jadih ambo ansu-e mak?

 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, kok itu undiangan palo mudo jo ambo, yo lah basuo bak undang - undang palo mudo kok mah, masak padi rang singkarak, masaknyo batangkai - tangkai , satangkai tak adolah nan mudo, kabek sabalik buhue sentak, laranglah urang ka ma ungkai, tibo nan punyo anakrajo, aratinyo bana,pulang pikiran ka palo mudo, ka satu ka di asah, ka duo ka diangsue, ka tigo latakkan sajo disitu.

 Palo Mudo : Kok pulang pikiran ka bakeh ambo, yo ambo ansue dulu mak.

 Ninik Mamak : Insya Allah

 Palo Mudo : Kini baitu mak, ba a dek tadi, takana dek hati, takalam juo dek pikiran, ndak ma asak jo ma ansue, siriah salabiah amak makan, nan talatak dalam carano, carano bana pun sakali, dek amak alah basabaan dek ambo alah pulo baansue, baa kini lai nyo mak, sapanjang pasa biasoe, ba laie madang pulu, malantiang padang tampuak, bakato madang bana, siriah kok mak kan iyo ba awa ba akie, ba mulai ba kasudahaan, diawanyo siriah ambo siriahkan, di akie nyo masak nan ambo tanyokan, alah banamo masak mamak, makan siriah ateh banamo sakapua surang itu pulo yang manjadi tanyo dek ambo mak, sekian bana dulu mak?

 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, nan manjdi tanyo dek palo mudo tadi, tantang ka pado masak ka makan siriah, ba a andek e jo kok dek ambo, gayuang tasambuik capek, kato tajawab lakeh, masak makan siriah, capek ka ta pambai ka batigo, yo baiyo kami dahulu, yo mananti palo mudo sabanta.

 Palo Mudo : Insya Allah

*NINIK MAMAK MAMPAIYOKAN KA BAKEK BAGINDO *

 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, tantang masak makan siriah, baa jo kok dek ambo baru tadi, bana di laluan , janji di pintak jo palo mudo, dek palo mudo alah mananti, dek ambo alah ba paiyokan, baa tantang paiyo ambo nan tun, misa gayuang ka manyambuik, kato ka nan manjawab, pan baie masak makan siriah pun sakali, ka bakeh palo mudo, iyolah ambo bantuak - e , ka baa dek palo mudo tu ?

 Palo Mudo : sampai mak, ? dek ambo dengan isya Allah se mak.





 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, nan manjdi tanyo dek palo mudo tadi, tantang kapado ka masak siriah, baa masak makan siriah nang ko, manuruik pituah tuo, kan ado tigo pakaro:
1. masak ka ba ka pu-e
2. masak ka ba kunyah
3. masak ka mupakaik
Kini dapek kato sabuletan dek kami, yo masak jo mupakaik
dek kami, ka ba a dek palo mudo ?

 Palo Mudo : Dek ambo asa masak ka ba kapu - e jo bakunyah, lai ambo nanti, apolagi masak jo mupakaik, alah ba namo masak siriah ambo mak ?

 Ninik Mamak : Ateh sakato palo mudo, alah.

 Palo Mudo : Nan manjadi tanyo dek ambo taditantang masak makan siriah, dek amak pambai hati ambo alah sanang pulo, baa kini mak, sapanjang pasar biaso - e , asa lai adih, lai ba dalie, kok kunum kato, tak ba misa, di misakan kapado aie, kok ilie di agiah ba muaro, mudiak di agiah bahulu, supayo a tu ? laweh nak batapi, buntak nak basuduik, bajak nak baranti, bakato nak basudah, tantang undiangan siriah, sakali kini ko mak, kito agiah baranti ka baa dek amak tu?

 Ninik Mamak : Ruponya dek palo mudo kok mah, tali tantang ka ba putuih, bangkalai takambang ka baguluang, cabiak saketek ba ja rumek, batambah tinggi harago - e , ba jo kok di ambo andek - e capek taliek talenggangi, capek takuruang takampuangi, kok hujan ndak mananti taduah, malam ndak mananti siang, capek ta timbuan ka palo mudo, nak barahaik tantangan undiangan siriah, baa kini alah takanan bana dek palo mudo, iyolah basuo undang – undang palo mudo kok mah, anak bubuik di tapi rimbo, nan basarang di pambatang, layang manyembuah buiah, pucuak di tuntuik ulam tabu, sumua di kali aie nan datang, akar dicari rotan nan buliah.













* RUNDINGAN MAMINTAK HARI NAN SA HARI MALAM NAN SAMALAM UNTUK PERESMIAN ANAK KAMANAKAN KITO *

 Palo Mudo : Kini baitu mak, nan kato kitolah agiah barahait pihak kepado undiangan siriah, baa jo kok ambo laweh lah batapi, buntak lah basuduik, kok ili – e lah baah muaro, kok mudiak alah bahulu, baa ruponyo dek ambo kini mak iyo jo bak kato mamak kok mah, adat bijo ndak sakali tumbuah, adat mangauik ndak sakali kameh, pangana ndak sakali timbua, dek tadi siriah nan baru ambo siriahkan baa ruponyo kini undiangan pulo nak mambaco dibaliak undiangan siriah, tapi sungguahpun ka mamak surang sifat - e ka niniak mamak nan saparadok alah kajadi ambo baco.

 Ninik Mamak : Kini baitu palo mudo, nan kato kami, lai baduo batigo pulo, ba io lo kami dahulu mananti Palo mudo sabanta, ka baa tu ?

 Palo Mudo : Dek ambo mak Insya Allah


* NINIK MAMAK MAMULANGKAN KA PALO MUDO *

 Ninik Mamak : Kini baitu Palo Mudo, Kok lai bana takana itu insya Allah Bacolah kami dangar .

 Palo Mudo : Tu baa yo ambo baco ?

 Ninik Mamak : Insya Allah, Bacolah ?
 Palo Mudo : Tapi sungguahpun amak surang nan ambo imbau, sifatnyo sagalo ninik mamak saparadok, a banalah rundingan nan ka ambo baco mak, tumbuah sacaro nan bak nangko , yo basuo undang - undang urang darek dahulu , kato basitinah kaduyan kato basipek kato dahulu, rabah rumah panau - e tingga, lapak panau - e parumahan tantu ka ado juo, kato - kato yang kita danga sari manih, baju nak urang sunu - e di jahik lambek disudahkan, nan kok manih nambek kok dilulu - e , kok paik usah di luak kan, sepanjang pasa biaso- e usang – usang di pabaru, lapuak - lapuak di apikan, patah tumbuah hilang baganti tantu kato dapek disuruitkan kapangka nyo mak, abana lah pangka nyo mak? Nan kato lah lahi-e ditangah rumah ko, anak dek urang sumando kamanakan dek mamak, kok anak ko mak kan duo pulo bahagi -e, ka satu anak laki - laki , kaduo anank parampuan. Di het ong kapado anak perempuan ndak ubah do nasakah cincin di jari manih pamenan mato patang pagi, siang di patingkek malam di pakalang, kok di etong kapado umu-e dari sabulan ka duo bulan lah batahun pulo diateh-e, sahinggo lah tamat pulo sakolah jo mangaji, kiro ba umu-e 19 tahun kan lah barek baban kito mak, kok barek indak tapiku-e surang, kok ingan ndak tajinjiang surang, basamo mak tabaok mak, di tiliek lahi-e jo batin dipandang anak lah gadang asa lai adih lai badali-e kok konon kato ndak bamisa , di misakan ibarat kacang di ketek diagiah manyambo lah gadang patuik di agiah junjungan , baa jo kok dek kami silang sapangka nan sapokok lah dilayangkan pandangan jauh lah ditukiakkan pandangan dakek baa kini yo lah ta tapek kapado urang kito juo, namonyo ............ baa kok si .......... , kamanakan kito namonyo si ............, baa jo kok kami lah di lapek usua jo pareso ka bakeh mamak yang pihak laki - laki kok tagamang alah di jawab hanyuik alah di sonsong, kok tagok alah bakabek- an alah batunangan namonyo kamanakan kito kaduo balah pihak “ sikumbang jo Piliang”, baa pintak kami kabakek ninik mamak nan saparadok kini langkah nan talanju-e tagok mangabekkan antaro kamanakan mamak di jawa sakian dulu mak.

 Ninik Mamak : Iyo sabananyo palo mudo, alah baban niniak mamak nan palo mudo jalanan tu, jo kami ninik mamak nan ado kini lah kami restui

 Palo Mudo : Kini baitu mak , nan kato alah direstui dek ninik mamak karajo kami tu baa nyo lai dek kami ateh banamo silang nan bapangka karajo nan bajunjuang sarato jo urang samando kok bisiak nak mandarehkan, batin nak mandohaikan, nan bak suluah matahari, nak bagalanggang mato rang banyak iyo nak mamintak hari nan sahari malam nan samalam untuk peresmiak pesta anak kamanakan kito kok karandak buliah pintak balaku, sakian dulu mak.

 Ninik mamak : dek kami ninik mamak, palo mudo asa indak balantuang harinyo dima alah di bincang - bincang dek palo mudo jo silang sapangka kamukokanlah dek ninik mamak.

 Palo Mudo : Hari ........ tgl ............... Bulan ............... tahun ...............

 Ninik mamak : Insya Allah

 Palo Mudo : Nan kato kahandak lah buliah pintak lah balaku baa jo kok ambo ateh namo silang nan bapangka kok tantang ila jo maaf samo kito pulangkan ka urang nan tau, undiangan ambo tutup dengan Assalamu a’laikum W.W


*MANJAPUIK MARA PULAI*

Syarat manjapuik marapulai :
1. 3 orang
2. siriah carano
3. Tungkek tan yang disepakati oleh Ninik mamak 2 belah pihak


* CARO BARUNDIANG MANJAPUIK MARA PULAI KEPADO
MAMAK MARAPULAI *

“ PANGKA NYO DI AWA TADI “

* RUNDIANGAN CARO MANJAPUIK MARAPULAI KEPADO
NINIK MAMAK *

“ BUKA UNDIANGAN SIRIAH “

3 Orang : Jo kok kami nan batigo ko mak pai karano suruah baranti karano tagah, disuruahnyo dek mamak datuak caluang kamari, malamnyo dek malam hari-e kini, pi manapek -i buek jo janjian, janji arek karang badagok, pi manjapuik marapulai jo urang mudo ma antakan kami paringankan dima hari katiko nyo karumah nak daro mulah kito di ma ukue jo jangkanyo mananti ambo, sapanjang karang buatan mamak kaduo balah pihak ko nyo mak yang talatak dihadapan sakian mak.


* CARO MEMBERIKAN PAMBAWAAN DR BAKO KA ANAK PESTA PERKAWINAN *

 Bako : Ajo, tp sungguahpun .............

 Pangka : Insya Allah

 Bako : A banalah undiangan ambo baco nan kato alah tajadi dirumah anak kami ko, pesta atau baralek manuruik sepanjang pasa nan biasokan dilapeh undangan kian kamari , nan tasabuik simpang balahan kuduang karetan sarato andan pasa mandan baa jo kok kami ateh namo bako datang dari mudiak mah lah kini kami kamari, baa undiangan ajo kok bajalan babuah batih malenggang babuah tangan ndak disabuik bana tu mah di bao saikua apak bilalang sarato yang lain – lain perlengkapannyo dari bako, andek-e dek ajo ateh namo silang nan bapangka karajo nan bajunjuang sarato urang samando batarimo handak-e hati suci muluik manih muko janiah sakian dari kami dulu jo.

 Pangka : Paiyokan dan pulangkan kabakeh bako

 Pangka : Nan kato ambo ka mamulangkan buah parundiangan sutan, andek-e ba adok bak tari-e bak datang bak nanti-e aratinyo bana sa edaran bumi jo langik sa jugalo kadam jo kapua aratinyo bana tai mak kato ajo tadi tau lai kato ajo cako singkek bauleh lamah batau-e , lamah batukuak baa raso-e dek badan diri ambo kini nan bek nan singkek nan tauleh nan kok panjang kok takareh nan bek kurang ka batukuak, kok nan jinak ta usak-i ka baa dek ajo tu ?
 Bako : Insya Allah, dek ambo 1,2,3 jo kuhu-e sutan bapambari alah kajadi dek ambo

 Pangka : A bana undiangan ajo ka bapulangkan nan kato lah baraleh kami disiko dek ajo ateh namo bako, jauah alah di jalang ampi-e alah dituruik, sakarang ko ma lah tibo disiko kok auih alah bahagiah aie kok litak alah bahiah nasi baa kini ko lai, dek ajo bajalan babuah batih malenggang babuah tangan baa kato jo tadi andek-e silang nan bapangka batarimu hati suci muko nan janiah kan baitu kato ajo cako, dek kami jo ndak mamandang itu bana do, poko-e alah badiri apak mandehnyo disiko alah sanang hati kami jo.

 Bako : Kini baitu sutang, nan kato mukasuik lah sampai di amal lah pacah, baa ruponyo dek kami ateh namo bako kok duduak nak mambukak selo tagak nak marenjang langkah nak pai katampek masiang - masiang, andek-e dek sila sapangka balapeh hati nan suci muluik manih muko nan janiah sakian dulu sutan.

 Pangka : Kato ajo cako nan kato dimaksuk alah sampai, baa ruponyo dek kami ateh namo bako kok duduak nak mambukak selo tagak nak marenjang langkah nak pai katampek masiang – masiang, kini iyo lah basuo undang – undang ajo, si kucu-e di lauik lapeh baranak makanan ikan, gulang - gulang di kurau taji, kok muju-e kami malapeh jo, nan bak ayam pulang ka pauitan, salamai ajo pulang pai ka baa ajo tu?

 Bako : Ba-a lai sutan, kok salah jangga kami talantuang kanaik, ta singguang katurun ndak dimasuik disangajo manusia basifat gawai rundingan ambo tutup dengan Assalam mualaikum W.W

Sabtu, 25 April 2009

BAB IV

MATERIAL HANDLING PRODUKSI

Setiap perusahaan industri mau tidak mau akan terlibat dalam masalah transportasi (pengangkutan) bahan atau yang disebut dengan material handling (penanganan bahan). Transportasi dalam hal ini adalah bagaimana cara yang terbaik untuk memindahkan bahan dari satu tempat proses produksi ke tempat proses produksi yang lain.

Secara garis besar transportasi dalam masalah material handling ini adalah memindahkan bahan dari mobil pengangkut ke gudang bahan mentah, kemudian dipindahkan ke bagian operasi pertama, dan selanjutnya ke tempat operasi yang lain, dan akhirnya menuju gudang barang jadi dan diangkut ke mobil pengangkut.

Pada dasarnya langkah transportasi adalah tidak produktif, karena pada langkah ini bahan tidaklah mendapat perubahan bentuk atau penaikan nilai, sehingga sebenarnya akan mengurangi efesiensi produksi. Salah satu cara untuk menaikkan efesiensi produksi, adalah dengan mengurangi langkah transportasi.

Menghilangkan transportasi, tidaklah mungkin dilakukan. Maka cara adalah dengan melakukan hands-off, yaitu menekan jumlah ongkos yang dikeluarkan untuk biaya transportasi.

Menekan jumlah ongkos transportasi dapat dilakukan dengan cara menghapus langkah transportasi, mekanisasi, atau meminimasi jarak.


4.1 Perhitungan Ongkos Material Handing

Di dalam merancang Tata Letak Pabrik, maka aktivitas pemindahan bahan (material handling) merupakan salah satu faktor yang cukup penting untuk diperhatikan dan diperhitungkan. Aktivitas pemindahan tersebut dapat ditentukan dengan terlebih dahulu memperhatikan aliran bahan yang terjadi dalam suatu operasi. Selanjutnya hal yang harus diperhatikan adalah type lay out yang akan digunakan.

Ongkos material handling adalah ongkos yang dikeluarkan untuk melakukan pemindahan material dari satu departemen menuju departemen yang lain untuk dilakukannya proses produksi selanjutnya.

Beberapa aktivitas pemindahan bahan yang perlu diperhitungkan adalah sebagai berikut

  • Pemindahan bahan dari gudang bahan baku (Receiving) menuju departemen fabrikasi maupun departemen assembling.
  • Pemindahan bahan yang terjadi dari satu departemen menuju departemen yang lainnya.
  • Pemindahan bahan dari departemen assembling menuju gudang bahan jadi (Shipping)
  • Alat Angkut yang Dipergunakan

Pemilihan jenis alat angkut didasari terhadap besar beban material yang harus dipindahkan, dimana jenis alat angkut yang dipergunakan bergantung pada spesifikasi alat angkut dalam melakukan operasinya. Beberapa alat-alat angkut yang biasa dipergunakan adalah :

· Alat angkut dengan menggunakan tenaga manusia (0 - 5 kg)

· Alat angkut dengan menggunakan walky fallet (5 - 30 kg)

· Alat angkut dengan menggunakan lift truck (di atas 30 kg)

Setelah ditentukan alat angkut yang akan digunakan, maka selanjutnya dapat ditentukan ongkos alat angkut berdasarkan jarak tempuh (meter gerakan).

/ Jarak pengangkutan

Jarak akan mempengaruhi terhadap ongkos dalam hal mengkompensasikan besarnya ongkos yang harus dikeluarkan dalam setiap kali pemindahan material. Perhitungan OMH ini merupakan perhitungan tahap ertama, karena akan dilakukan lagi perhitungan OMH yang merupakan revisi dari perhitungan tahap pertama. Pada perhitungan tahap pertama ini, jarak antara departemen yang mengalami aktivitas pengangkutan diasumsikan berdampingan. Selain itu untuk mengoptimalkan jarak antar aktivitas tersebut, maka letak departemen untuk sementara diasumsikan berbentuk bujursangkar dan berdampingan.

Departement

A

Departement

B

Berdasarkan jumlah kapasitas produksi yang harus ditangani, maka ongkos material handling awal di PT. SAGA HAMBALI PERKASA dapat dilihat pada lampiran.

4.2 Perhitungan From To Chart

Data from to chart didapat dari ongkos material handling yang didapat dari tabel ongkos material handling. Seluruh ongkos yang dikeluarkan dimasukkan satu persatu ke setiap kolom yang sesuai dengan arah perpindahan material.

Berdasarkan ongkos material handling yang telah dibuat sebelumnya, maka dengan memasukkan data ongkos berdasarkan arah perpindahannya akan didapat from to chart untuk produksi Kemeja dan celana panjang yang akan diproduksi. Perlu untuk diingat, bahwa rasio-rasio yang terjadi akan menjadi patokan untuk dilakukannya revisi tata letak fasilitas.

Cara pengisian from to chart :

· Perhatikan total ongkos dari tabel OMH, kemudian maukkan nilai total ongkos tersebut disesuaikan dengan pengangkutan bahan dari satu tempat ke tempat lainnya.

· Jumlah total ongkos setiap baris dan setiap kolom juga total ongkos secara keseluruhan.

From to chart untuk produksi Celana Panjang dan Kemeja di PT. GUMINDO ALAM RAYA pada lampiran.

4.3 Perhitungan Out Flow dan In Flow

Dari hasil from to chart, maka untuk perhitungan out flow didapat ratio antara ongkos yang keluar dari suatu departemen ke departemen lainnya. Secara matematika dapat dirumuskan sebagai berikut.

Ongkos di departemen yang dituju

Out Flow Ratio =

Ongkos yang keluar dari departemen yang dituju

Sedangkan untuk perhitungan in flow, maka akan didapat ratio antara ongkos yang masuk ke suatu departemen dari departemen lainnya. Secara matematika dapat dirumuskan sebagai berikut.

Ongkos di departemen yang dituju

In Flow Ratio =

Ongkos yang masuk ke departemen yang dituju

Berdasarkan ongkos material handling yang telah dibuat sebelumnya, maka dengan memasukkan data ongkos berdasarkan arah perpindahannya akan didapat out flow, dan in flow untuk produksi celana dan kemeja panjang yang akan diproduksi. Perlu untuk diingat, bahwa ratio-ratio yang terjadi akan menjadi patokan untuk dilakukannya revisi tata letak fasilitas.

Out flow dan in flow untuk produksi celana panjang dan kemeja di PT. GUMINDO ALAM RAYA dapat dilihat pada lampiran.

4.4 Tabel Skala Prioritas

Tata letak fasilitas akan berpengaruh sekali terhadap besarnya biaya yang dikeluarkan untuk penanganan material. Biaya ini dapat ditekan dengan memanfaatkan tabel skala prioritas yang dibuat berdasarkan hasil ratio ongkos keluar masuknya material handling.

Sehingga dengan kata lain Tabel Skala Prioritas adalah suatu tabel yang menggambarkan urutan prioritas antara departemen dalam suatu lintas/lay-out produksi. Tabel skala prioritas ini didapat setelah menghitung out flow dan in flow. Dimana prioritas diurutkan berdasarkan harga koefisien ongkosnya.

Tujuan dari dibuatnya tabel skala prioritas adalah sebagai berikut :

v Untuk meminimumkan ongkos

v Untuk memperkecil jarak handling

v Untuk mengoptimalkan layout

Dengan menyusun secara rangking dari ongkos terbesar hingga terkecil, maka tabel skala prioritas untuk produksi Celana panjang dan kemeja di PT. GUMINDO ALAM RAYA dapat dilihat pada lampiran.

4.5 Activity Relationship Diagram

Activity Relationship Diagram adalah diagram hubungan antar aktivitas (departemen/mesin) berdasarkan tingkat prioritas kedekatan, sehingga diharapkan ongkos handling minimum.

Dasar untuk membuat Activity Relationship Diagram yaitu tabel skala prioritas, jadi yang menempati prioritas pertama pada tabel skala prioritas harus didekatkan letaknya lalu diikuti prioritas berikutnya.

Perlu untuk diingat bahwa hasil dari Activity Relationship Diagram adalah belum tentu yang terbaik, untuk itu maka sebagai kelanjutannya adalah melakukan revisi kembali sehingga akan didapat tata letak fasilitas yang menghasilkan ongkos transportasi yang rendah.

Berdasarkan dari hasil penyeleksian terhadap Tabel Skala Prioritas, maka Activity Relationship Diagram untuk produksi Celana panjang dan Kemeja di PT. SAGA HAMBALI PERKASA dapat dilihat pada halaman berikut :

4.6 Revisi Ongkos Material Handling

Revisi dilakukan untuk akhirnya mendapatkan tata letak fasilitas yang menghasilkan ongkos penanganan material yfang sekecil mungkin. Hal ini mungkin menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memperkecil biaya produksi sehingga dapat diusahakan untuk mengurangi harga pokok penjualan sehingga dapat menambah keuntungan perusahaan.

Revisi untuk ongkos material handling dilakukan dengan melihat activity relationship diagram yang sebelumnya dengan mencari alternatif jarak terkecil dari satu departemen menuju departemen lain.

Berdasarkan hasil penyeleksian jarak terkecil antar departemen, maka didapat ongkos material handling revisi yang dapat dilihat pada halaman berikut :

4.7 Revisi From To Chart

Dengan melihat revisi ongkos material handling, maka dapat dilakukan revisi pada from to chart dengan melakukan langkah-langkah yang sama pada pengerjaan from to chart sebelumnya.

Untuk from to chart revisi dapat dilihat pada lampiran

4.8 Revisi Out Flow dan In flow

Dengan melihat form to chart revisi, maka dapat dilakukan revisi pada out flow dan in flow dengan melakukan langkah-langkah yang sama pada pengerjaan out flow dan in flow sebelumnya.

Untuk out flow dan in flow revisi dapat dilihat pada lampiran.

4.9 Tabel Skala Prioritas Revisi

Dengan melihat out flow revisi atau in flow revisi, maka dapat dilakukan penyusunan tabel skala prioritas revisi dengan langkah-langkah pengerjaan yang sama pada pengerjaan tabel skala prioritas sebelumnya.

Untuk tabel skala prioritas revisi dapat dilihat pada lampiran

4.10 Revisi Activity Relationship Diagram

Revisi yang dilakukan adalah dengan melakukan langkah-langkah yang sama seperti di atas, sehingga akhirnya mendapatkan activity relationship diagram revisi dengan melihat tabel skala prioritas revisi untuk menyusun letak antar departemen.


Komentar Anda

Tulislah dengan kata - kata Sopan

KENANGAN